22 juni 1884
Ini adalah reaksi keras dari para penggemar Quidditch di seluruh inggris semalam, ketika suatu yang disebut “Stooging penalty” diumumkan oleh Department Permainan dan olahraga sihir semalam.
“Tindakan – tindakan stooging sudah semakin sering saja dilakukan” kata seorang pegawai Department yang bertampang cemas semalam. “Kami menganggap peraturan baru ini akan mencegah terjadinya cedera berat pada keeper, bukanya tiga chaser mengeroyok Keeper. Semuanya akan jauh lebih bersih dan adil.”
Setelah berkata begitu, si pegawai Department dipaksa mengundurkan diri karena kerumunan orang yang marah mulai menyerangnya dengan quaffle. Penyihir dari Department Pelaksanaan hukum sihir tiba untuk membubarkankerumunan itu, yang mengancam akan men-stooge Mentri Sihir sendiri.
Seorang anak berusia enam tahun dan berwajah bintik – bintik meninggalkan ruangan dengan bercucuran airmata.
“Aku suka Stooging,” dia berkata sambil terisak pada kami para wartawan Daily Prophet yang hadir disitu. “Aku dan Ayahku suka melihat keeper lawan dikeroyok habis, sekarang aku tidak mau lagi menonton Quidditch”
Nb: Stooging maksudnya taktik dimana dua chaser memasuki area skor, menghantam keeper ke tepi, sehingga lingkaaran gawang bebas bagi chaser ketiga.
Ini adalah artikel yang memang pernah secara nyata di terbitkan di Daily Prophet Inggris. Memang tidak pernah di tampilkan dalam novel harry potter seri manapun, namun dalam buku Quidditch dari masa ke masa (Quidditch throught ages). Mohon maaf apabila teman teman wizard pernah membaca artikel ini, namun pertimbangan saya menerbitkanya karena masih banyak wizard yang belum lahir pada abad ini. (Dan juga banyak member baru yang baru saja menapaki dunia Harry Potter dan belum membaca buku pendamping satu ini.)
Buku Quidditch Dari Masa Ke Masa
skip to main |
skip to sidebar
Info tentang cerita fiksi Harry Potter
Rabu, 17 Februari 2010
Blog Archive
-
▼
2010
(27)
-
▼
Februari
(24)
- Sejarah Transfigurasi
- Salazar Slytherin
- Dumbledore dan Api
- Teropong-Curiga
- Boggarts
- CHASER KAMI TIDAK KURANG
- Seamus Finnigan
- Oliver Wood
- Jason Isaacs Ragukan 'HARRY POTTER'
- Hogwart
- POMONA SPROUT
- Lynx, Si Anggun yang Meyelamatkan
- Asrama Di Hogwarts
- Argus Filch
- Meninggalkan Rumah Dursley
- Hogwarts Menginspirasi
- Peri Rumah
- Helga Hufflepuff
- FAWKES . PHOENIX MILIK DUMBLEDORE
- Viktor Krum
- Jubah Tembus Pandang
- Keluarga Gaunt
- Pencarian Horcrux
- Pertempuran Hogwarts
-
▼
Februari
(24)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar